Loh, Tiba-Tiba Saya Kembali

Loh, ada apa? Tiba-tiba saja keinginan menulis bebas kembali muncul. Kesadaran bisa lagi terisi dengan aktivitas kegemaran ini. Bila saja akhirnya tidak muncul lagi, mungkin sebuah nama pemberian kedua orang tua asal Minang (Ibu) dan Betawi (Ayah) ini tak lagi terungkap dalam dunia maya.

Lanjutkan membaca

Iklan

BERMULA DARI KISAH

Pukul 01:58. Jam digital di tampilan laptop saya menampilkan kombinasi angka ini. Lalu apa? Entah apa yang saya pikirkan saat ini. Sepertinya sebuah tugas akan terbengkalai nantinya. Bukan karena sayupan mata yang layu, naik turun seperti ombak pantai bergelombang. Atau, tidak juga seperti rambutnya dulu yang sekarang ia upayakan untuk selalu mengkerdilkan arti gelombang di tiap helai rambutnya.

Lanjutkan membaca

DON JON: SAAT MANUSIA HIDUP DALAM FANTASI

Jujur saja, awal mula ketertarikan menonton film ini karena banyak adegan-adegan seksual. Lebih terbuka daripada film-film Hollywood lain yang tidak bisa menembus batas etika bangsa Indonesia. Setelah melihat trailernya, dorongan hewani terpendam memurka liar. Segera saja cari-cari pemilik film ini, dan kebetulan salah satu teman menawarkan harddisk eksternal miliknya. Sumringah! Saya dapatkan apa yang saya cari sejak kemarin: Film Don Jon. Langsung saja copy dan paste ke folder film ‘belum ditonton’, artinya Don Jon masuk dalam daftar film yang akan saya tonton di kemudian hari, entah kapan.

Lanjutkan membaca

KOSONG!!!

Malang, 01 Mei 2014 – Terhentak dalam tidurku, hingga dipaksa aku untuk membuka mata yang terpejam awalnya. Baru ku sadar, ternyata aku di suatu tempat asing. Tak pernah ku tahu sebelumnya, ini tempat demikian kosong dalam ingatanku. Tiada! Tiada sama sekali bayang-bayang bentuk rupa tempat ini. Saya tidak tahu ini apa sesungguhnya. Saya hanya buka mata, dan gambaran tentangnya otomatis muncul dalam pandanganku. Lagi ku bertanya, “apa ini sesungguhnya?”.

Lanjutkan membaca

SAAT GUNUNG KELUD MBLEDOS: ANTARA RELAWAN DAN CITA-CITA MENGAJAR

Malang, 9 Maret 2014 – Kemarin lagi, saya jadi relawan Gunung Kelud. Sekarang lokasinya di SDN Pandansari 4, Dusun Sedawun, dusun terakhir di Malang. Perjalanan cukup menantang, kala itu pertama kalinya saya lewat jalur lahar dingin, rusak, berpasir, dan berair. Karena pakai motor bebek, perjalanan jadi terganggu sebentar, “seru ini kalau pakai motor trail,” seruku pada teman bersepeda, sambil bayang-bayangkan keseruannya juga.

Lanjutkan membaca

MAHASISWA, BANGSA DAN PERSATUAN (BAG. II)

Sayidiman Suryohadiprojo barangkali sedang berpuas hati, opininya diterbitkan di Kompas edisi hari ini. Yang menarik perhatian adalah tema kepancasilaannya, beliau ambil ide dari Soekarno, tentang bentuk sederhana dari pancasila, eka sila: gotong royong. Sangat menyentuh hati, opininya seputar gambaran umum bangsa ini. Beberapa gambaran sering saya luapkan dalam tulisan, salah satunya berbicara seputar mahasiswa dan persatuan.

Lanjutkan membaca